Andi Surya MPO GPK

Andi Surya : GPK PPP Harus Manfaatkan Bonus Demografi

GPK.OR.ID – Saat mengisi materi Pendidikan Politik Milenial Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bangka Belitung (Babel), di Swiss BelHotel Pangkalpinang, Minggu (23/10), Ketua MPO Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) PPP, Andi Surya Wijaya berpesan untuk memanfaatkan dan mempersiapkan bonus demografi yang didapat Indonesia pada 2030 hingga 2040 mendatang.

Agenda Pendidikan Politik Milenial PPP tersebut, dibuka Plt Ketua Umum GPK PPP, Imam Fauzan Amir Uskara sekaligus Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) I GPK PPP.

“Saya sebagai Ketua MPO PP GPK memberikan pembekalan kepada peserta Rapimwil terkait strategi GPK dalam merekrut dan mengajak pemilih milenial untuk bergabung di GPK dalam memperjuangkan PPP, karena bonus demografi pada Pemilu 2024 jumlah pemilih pemula/milenial cukup besar,” tutur Andi Surya kepada Radar Depok, Senin (24/10).

Andi Surya menerangkan, Indonesia diperkirakan akan menghadapi era bonus demografi beberapa tahun ke depan, tepatnya pada tahun 2030 hingga 2040 mendatang, di mana penduduk usia produktif, yakni usia 15-64 tahun akan lebih besar dibanding usia nonproduktif atau 65 tahun ke atas dengan proporsi lebih dari 60 persen dari total jumlah penduduk Indonesia.

“Bonus demografi menjadi kesempatan strategis bagi Indonesia untuk melakukan berbagai percepatan pembangunan dengan dukungan sumber daya manusia (SDM) berusia produktif yang melimpah,” kata Andi Surya.

Terlebih, Andi Surya melanjutkan, tahun 2030 terdapat agenda besar pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals). Sejalan dengan itu, pemerintah pun telah mencanangkan Visi Indonesia Emas tahun 2045 dengan harapan terciptanya generasi produktif yang berkualitas.

Untuk itu, Andi Surya yang digadang bakal maju di Pileg 2024 pada Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat VI (Kota Depok-Kota Bekasi) ini mengingatkan, apabila bonus demografi gagal dimanfaatkan maka akan sangat berbahaya ketika masuk ke masa aging population atau masa di mana jumlah penduduk berusia tua lebih besar dari jumlah produktif.Bonus demografi menjadi kesempatan strategis bagi Indonesia untuk melakukan berbagai percepatan pembangunan dengan dukungan sumber daya manusia (SDM) berusia produktif yang melimpah,” kata Andi Surya

Sehingga, kader GPK harus bisa menjadi bagian dari generasi produktif yang bisa memanfaatkan peluang bonus demografi dan akan berperan dalam pembangunan nasional di tahun 2045.

“Nanti pada tahun 2045 Indonesia yang memimpin itu anak-anak milenial saat ini. Sehingga, mereka harus berperan menjadi bagian dari generasi produktif agar kita terhindar dari aging society,” katanya.

Untuk itu, Andi Surya menegaskan bahwa GPK adalah salah satu badan otonom PPP yang berfungsi sebagai laboratorium dan regenerasi kader PPP, harus banyak menciptakan kader-kader hebat dan tanggung untuk berjuang menjaga eksistensi serta mengibarkan panji PPP.

“Yang terdekat adalah Pemilu 2024, maka saya berharap agar kader GPK dapat mencermati semua materi yang diberikan, agar GPK dapat memiliki daya ungkit untuk memenangkan PPP pada Pemilu 2024,” ucap Andi Surya yang pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kota Bogor dua periode, yakni 2009-2014 dan 2014-2019. (cky)

Tentang GPK PPP

Agenda
– Pendidikan Politik Milenial PPP Babel

Waktu dan tempat
– Swiss BelHotel Pangkalpinang, Minggu (23/10)

Narsum
– Ketua MPO GPK PPP, Andi Surya Wijaya

Materi
– Strategi GPK dalam merekrut dan mengajak pemilih milenial untuk bergabung di GPK dalam memperjuangkan PPP

Bonus demografi
– Indonesia diperkirakan akan menghadapi era bonus demografi beberapa tahun ke depan, tepatnya pada tahun 2030 hingga 2040 mendatang
– Penduduk usia produktif, yakni usia 15-64 tahun akan lebih besar dibanding usia nonproduktif atau 65 tahun ke atas dengan proporsi lebih dari 60 persen dari total jumlah penduduk Indonesia

Pesan
– Untuk memanfaatkan dan mempersiapkan bonus demografi yang didapat Indonesia pada 2030 hingga 2040 mendatang
– Kader GPK harus bisa menjadi bagian dari generasi produktif yang bisa memanfaatkan peluang bonus demografi dan akan berperan dalam pembangunan nasional di tahun 2045
– GPK adalah salah satu badan otonom PPP yang berfungsi sebagai laboratorium dan regenerasi kader PPP
– Harus banyak menciptakan kader-kader hebat dan tanggung untuk berjuang menjaga eksistensi serta mengibarkan panji PPP

Share this post