Sekjen GPK, Tobahul Aftoni

Tak Ingin Kasus Holywings Terulang Lagi, GPK Desak RUU Larangan Minol Segera Disahkan

Jakarta – Sekretaris Jendral (Sekjeen) Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Thobahul Aftoni mendesak DPR dan Pemerintah untuk segera sahkan Rancangan Undang-undang (RUU) larangan minuman beralkohol (Minol) menjadi UU.

Hal ini diperlukan agar tidak terulang promosi minuman keras seperti yang dilakukan Hollywings yang saat ini menjadi polemik.

“Apapun bentuknya, promosi miras harus dilarang, apalagi promosi itu menimbulkan penistaan agama seperti yang terjadi pada kasus “Muhammad-Maria” ala Hollywings,” jelas Afthoni.

Hollywings menurut Afthoni merupakan salah satu bentuk kebebasan yang kebablasan yang tidak mungkin akan terjadi jika Indonesia mempunya UU Larangan Minol.

“Miras itu dampaknya sangat berbahaya, sehingga promosi Miras pun harusnya tidak boleh terjadi. seperti holywings yang melakukan promosi secara terbuka, terlebih mengandung sara dan menistakan nilai-nilai agama, itu sangat meresahkan” kata Afthoni miris.

Untuk itu GPK mendesak kepada DPR dan Pemerintah untuk segera RUU larangan minol yang sudah masuk prolegnas tahun lalu untuk disahkan menjadi UU.

“Semoga kejadian yang meresahkan masyarakat, seperti Holywings tidak akan pernah terulang lagi,” pungkasnya.

Share this post